Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil mengurutkan whole genome sequence atau whole genome sequencing (WGS) dari dua sampel virus SARS-CoV-2 atau virus corona. Oxford Nanopore Technology yang dilakukan oleh Pusat Riset Bioteknologi, Pusat Riset Biologi dan Pusat Riset Komputer LIPI WGS di Indonesia- “Semua makhluk hidup termasuk virus penyebab Covid-19 memiliki kode genetik sendiri-sendiri berupa DNA. Anggia berkata: “DNA (DNA) atau asam ribonukleat (RNA). Urutan DNA atau RNA membentuk kode genetik yang menyusun genom secara keseluruhan. Pengurutan urutan DNA atau RNA pada gambaran genom lengkap dapat dilakukan dengan pengurutan genom secara keseluruhan. Prasetyoputri, anggota tim peneliti WGS Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI, dikutip dari laman resmi LIPI, Sabtu (29 Agustus 2020).

Anggia menjelaskan, SARS-CoV-2 merupakan salah satu jenis materi genetik. Virus, sehingga punya kemampuan menahan perubahan atau mutasi yang cepat. -Baca: Pada resepsi pernikahan yang digelar di cluster New Corona Pangandaran, calon pengantin dan penata rias sangat aktif- “Menurut beberapa orang Indonesia Menurut hasil WGS sampel virus tersebut, ditemukan mutasi pada 12 sekuens SARS-CoV-2. Sekuens tersebut telah diunggah kepadanya. Ia mengatakan bahwa bentuk mutan GISAID berupa nukleotida akan menyebabkan perubahan pada asam amino yang dikodekannya. ” Perubahan gejala yang terjadi setelah virus atau infeksi Covid-19 .

Melalui WGS, informasi genetik yang dikodekan dalam protein dalam urutan RNA genom virus dapat memberikan informasi yang diperlukan tentang cara membangun, mempertahankan, dan melemahkan umur virus .

Pemahaman awal tentang kode genetik virus akan memberikan informasi bagaimana cara menangani virus tersebut, termasuk untuk pengembangan vaksin. Ia mengatakan: “Cocok untuk masyarakat Indonesia.”

Oxford Nanopore Technology

Oxford Nanopore menggunakan pori-pori berskala nano prinsip bekerja.