JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020, yang mencakup pelaksanaan vaksinasi (COVID-19) sebagai respons terhadap pandemi virus Corona pada tahun 2019. Saat mengeluarkan keputusan tersebut, tindakan khusus atau khusus yang diperlukan untuk menangani pandemi Covid-19 dipertimbangkan.

Salah satunya dengan mempercepat pembelian vaksin dan menerapkan vaksin untuk menjaga kesehatan masyarakat. –Presiden tersebut ditandatangani Presiden (Jokowi) pada Senin (5/10/2020) dan dikeluarkan keesokan harinya. -Pemerintah mengawasi pembelian, pendistribusian dan penyuntikan vaksin Covid-19 melalui Perpres. Proses pembelian vaksin dilakukan oleh BUMN PT Bio Farma (Persero). –Bio Farma dapat membentuk lembaga nasional maupun internasional bekerja sama dengan entitas komersial atau dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Jenis dan jumlah vaksin covid-19 yang dibeli ditentukan oleh Menteri Kesehatan.

Baca: Epidemi Internasional: Kalender Debat Calon Amerika Cavapres Organisasi Kesehatan Dunia: Vaksin mungkin sudah siap akhir tahun ini-Keputusan Presiden juga menetapkan kewenangan Menteri Kesehatan untuk menentukan harga pembelian vaksin Covid-19 . Ada konflik kepentingan.