Reporter Igman Ibrahim dari Tribunnews.com-Tribunnews.com, Jakarta-Direktur Transportasi (Dirlantas) Sambodo Pol Purnomo Yogo, Komisaris Tinggi Departemen Kepolisian Metro Jaya, memberikan informasi tentang isolasi jalan dari Jakarta ke Depok pada hari Minggu. (4 Desember 2020) Benar-benar keterlaluan.

Dalam berita yang beredar, kota Depok hari ini menerapkan penghalang jalan atau karantina setelah menerapkan pembatasan sosial skala besar (PSBB). Ini bukan pesanan saya, Bung, “kata Sambodo kepada tim. Media, Minggu (12/4/2020).

Sambodo menegaskan bahwa rute arteri dari Jakarta ke Depok masih normal.

Baca: Hari Ini Pembaruan Indonesian Covid-19 nomor kasus: 4241 korona positif, 373 tewas, 359 disembuhkan – tidak ada kendaraan yang diisolasi atau dilarang melintasi jalan – informasi sebelumnya telah disebarluaskan melalui jaringan pesan singkat untuk sampai pada penutupan jalan di Jakarta Depok .

Baca: Ringkasan kasus virus Corona di Indonesia dari 2 Maret hingga 12 April 2020

Dalam pesan ini ua menyebutkan bahwa beberapa titik arah ditutup karena PSBB Kota Depok.

Mengikuti konten berita yang dilaporkan sebelumnya:

“PSBB di Kota Depok telah memblokir Lenteng Agung mulai hari ini dan tidak dapat memasuki Jalan Margonda. Ini langsung ditransfer ke Jalan Komjen Yasin dari Citayem dan diblokir di lereng GDC Di jalan, ia ingin terus mengemudi di sepanjang Jalan Margonda dan jatuh ke arah GDC. Kali Mulya dari Citayem diblokir di jalan GDC. Dia ingin pergi ke Jalan Margonda dan melemparkannya ke Gali Kali Mulya. Jalan Rahman Hakim diblokir oleh Beji, tidak dapat memasuki Jalan Margonda. “