Dilaporkan wartawan Tribunnews.com Sanusi-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koordinator Perekonomian (Menko) dan Ketua Panitia Air-PEN Airlangga Hartarto menyatakan, Covid-19 harus dikoordinasikan dalam hal kesehatan dan pemulihan ekonomi. Dua tempat pusat dan daerah.

“Keputusan publik tentu saja merupakan keputusan yang komprehensif, dan tujuannya juga untuk mengurangi jumlah orang yang terkena pandemi Covid-19,” kata Menko Airlangga melalui media virtual news. Dirilis pada Senin (14/9/2020) usai menghadiri rapat terbatas (Ratas) yang dipandu oleh Presiden Joko Widodo (Joko Widodo). Menteri Koordinator Airlangga juga menyampaikan instruksi PHK dari Presiden Joko Widodo. Cobalah untuk campur tangan secara lokal untuk memantau pemantauan dan evaluasi regional di 83.000 desa.

“Presiden meminta koordinasi dan perhatian yang lebih spesifik ke delapan wilayah terdampak dalam waktu dua minggu, wakil ketua panitia yang lebih besar dan ditunjuk Pak Luhut Binsar Panjaitan, dan ketua kelompok kerja Covid-19 untuk pemantauan dan evaluasi secara simultan. “Dia berkata.

Baca: Doni Monardo Akui Kecepatan Pengujian Spesimen Covid-19 Belum Optimal

Baca: Anies Baswedan Klaim OTG Corona Tidak Diizinkan Karantina, dan Pemerintah Siapkan 15 Hotel

Baca: Ini Itu upaya Presiden Jokowi. Saat itu kasus Corona Active Indonesia lebih tinggi dari rata-rata dunia. Terkait kelanjutan kegiatan disiplin masyarakat, Menteri Koordinator Bidang Koordinasi Airlangga menjelaskan bahwa operasional sistem peradilan semakin diperkuat, terutama di Sejumlah besar orang telah terpapar Covid-19.

Menko Airlangga juga menjelaskan tentang pembelian PCR-PCR oleh lembaga swadaya masyarakat dalam arti partisipasi swasta dan klinis. -Menurutnya, Kementerian Kesehatan akan mengecek, mengevaluasi dan menetapkan harga layanan PCR. Dia menambahkan: “Setiap bulan, semester pertama hingga semester kedua akan meningkat hingga 30,9%.” Mulai semester kedua, dia terus menyerap bantuan mulai September dan trennya meningkat sampai jurusannya. Kesehatan meningkat 31,6%, perlindungan sosial meningkat 63,81%, dinas dan pemerintah daerah meningkat 27,68%, dan usaha kecil, menengah, dan mikro 91,43%. Terkait pembelian vaksin secara mandiri setelah selesainya uji klinis.

“Jadi ini masih menunggu uji klinis untuk lebih mengembangkan program terkait pariwisata,” imbuh Airlangga. — Dalam kesempatan ini, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Presiden juga berharap dapat terus melakukan kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku dan kedisiplinan masyarakat.

“Sports’Let’s wear mask ‘, dan kemudian langkah selanjutnya dia menyimpulkan:” Kita harus menjaga jarak dan menghindari keramaian “, dan langkah selanjutnya adalah” Ayo cuci tangan kita “dan terus meningkatkan kecepatan kita di area ini.”