Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Setelah Gubernur DKI, Jakarta, ditemukan terus beroperasi selama penerapan pembatasan sosial skala besar (PSBB), 52 bisnis atau tempat kerja di daerahnya ditutup sementara. Dia mengatakan Andri Yansyah menyebutkan 52 peraturan PSBB bahwa perusahaan harus ditutup selama implementasi PSBB karena perusahaan tidak termasuk dalam unit bisnis yang dikecualikan.

Membaca: Hasil otopsi menunjukkan bahwa telah terjadi pandemi di Amerika Serikat sejak Januari.

“52 perusahaan yang belum dikesampingkan (harus ditutup) tetapi masih beroperasi telah menghentikan sementara kegiatan mereka,” kata Kompas.com, Rabu (22/4/2020) .

Andri (Andri) mengatakan Ke-52 perusahaan ini tersebar di lima wilayah Jakarta, merinci 9 perusahaan di Jakarta Pusat, 15 perusahaan di Jakarta, dan 8 perusahaan di Jakarta. Ada 2 perusahaan di sebelah utara Jakarta, 2 perusahaan di sebelah timur Jakarta, dan 18 perusahaan di sebelah selatan Jakarta.

Baca: Ika Dewi yang putus asa dan cantik menjadi orangtua sukarelawan Pipid, Covid -19 Pengemudi-Selain penutupan, 381 perusahaan menerima peringatan dari pemerintah DKI. Di antara mereka, sebanyak 313 perusahaan termasuk dalam jenis perusahaan yang dapat dioperasikan selama kebijakan PSBB.

Baca: Sheikh Ali Jaber tidak dapat menangis pada hari Jumat, Doa Tarawih selama Ramadan

Perusahaan telah menerima peringatan dari pemerintah DKI karena Mereka belum menerapkan semua perjanjian sanitasi untuk mencegah penyebaran bio-coronavirus.

“Tidak ada pengecualian (harus ditutup), tetapi 68 perusahaan lain yang diberi wewenang oleh Departemen Perindustrian terus melakukan bisnis, tetapi belum menerapkan perjanjian sanitasi yang komprehensif dan menerima peringatan,” kata Andri.

Baca: Di balik kisah pengunduran diri Belva Devara sebagai staf kepresidenan-pemerintah DKI mewajibkan semua aktivitas kantor aplikasi PSBB selama periode ini, kecuali untuk 11 area yang masih operasional. Makanan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, pembangunan perhotelan, industri strategis, layanan dasar yang diidentifikasi sebagai objek nasional penting dan objek tertentu, layanan publik dan industri;

– 2020 Peraturan Gubernur No. 33 berisi ketentuan tentang implementasi PSBB dalam pengelolaan Covid-19 di Jakarta.

Namun, dalam implementasinya, banyak perusahaan masih aktif di 11 industri selama ketiadaan PSBB.

Karena mereka memperoleh IOMKI dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Hingga saat ini, Departemen Perindustrian telah menerbitkan IOMKI kepada 721 perusahaan di Jakarta. Lisensi dikeluarkan sebelum PSBB berlaku.

Penulis: Nursita Sari

kertas pada rilis Kompas.com, berjudul UPDATE: Langgar PSBB Jakarta, 52 perusahaan ditutup sementara