TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-6.800 aparat gabungan TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah siap memantau pengetatan PSBB dalam dua pekan ke depan.

Mereka akan mengawasi perjanjian sanitasi di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. – “Total personel gabungan yang dikerahkan 6.800,” kata Direktur Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada Polda di Metro Jaya, Jakarta, Selasa (15/9/2020). -Yusri mengatakan, pengamanan sebagian besar datang dari molekul TNI dan Polri.

Di sisi lain, kantor kejaksaan dan pengadilan memiliki beberapa anggota.

“6.800 orang terdiri dari 700 orang dari pemerintah daerah, 50 jaksa, 50 pengadilan, 3.000 TNI, dan 3.000 Polri,” jelasnya. — Baca: Reaksi Jokowi setelah Anies Baswedan mengumumkan pengetatan PSBB di DKI Jakarta – Selain itu, Yusri menyebut jumlah pegawai tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait. Nanti, pihaknya akan membelah kelompok kerja kecil untuk memantau kesehatan.

Pengawasan dilakukan dalam bentuk patroli untuk melakukan penggerebekan di tempat keramaian yang mudah ditularkan Covid-19. Rapat kemarin, kami membentuk pokja di tingkat provinsi, isinya sama, TNI-Polri, pemerintah daerah, jaksa, dan pokja penanggung jawab proses peradilan intinya adalah disiplin dan ringkasan Pergub 79.