Laporan oleh Danang Triatmojo, Tribunnews.com, Jakarta-Tribunnews.com, Jakarta-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan tes cepat atau tes cepat terhadap 72.618 penduduk manajemen dan karyawan DKI di enam kota / wilayah layanan kesehatan Covid-19 Pusat (PPKP) Menurut tes cepat, 2881 orang mendeteksi coronavirus positif, terhitung 4% dari total jumlah tes.

Hasil tes korona dari 69.737 orang yang tersisa adalah negatif.

Baca: Perbarui kapel api di Katedral Gading Serpong: Sumber api diungkapkan dan polisi CCTV melakukan inspeksi

“Sebanyak 72.618 orang melakukan tes cepat, di mana Covid-19 memiliki rasio positif empat (4) %, 2881 dari mereka dinyatakan positif. “Kata direktur sumber daya. Fasilitas kesehatan. Pada Senin (27/4/2020) di Balaikota DKI Jakarta Pusat, Ani Ruspitawati dari Dinas Kesehatan DKI. Sampai saat ini, 3.832 kasus korona positif telah dikonfirmasi di Jakarta, 338 di antaranya telah dilaporkan dan 375 lainnya telah meninggal.

Baca: Karena Covid-19, Ganindra Bimo menyesali kata-kata Andrea Dian. Begitu nyata: apa yang Anda lakukan – ketika sebanyak 1.950 orang masih dirawat di rumah sakit, 1.169 orang sedang menjalani isolasi keluarga independen dan masih ada 969 orang menunggu hasil tes laboratorium.

Meskipun 74 orang tidak menunjukkan gejala (OTG), total 5.993 orang telah ditindaklanjuti (ODP), 5.297 pasien telah dipantau (PDP), dan rincian 4.401 pasien telah diproses di pusat pengolahan. Dan 896 masih diproses.

Jumlah kasus korona di Indonesia

Virus korona positif atau Covid-19 kasus positif di Indonesia terus meningkat.