Wartawan Tribunnews.com mengabarkan, Gita Irawan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf TNI AD, berharap pihak sekolah segera merawat perwira pengganti TNI AD (Secapa AD) yang tertular Covid-19. . Untuk itu, Andika mengirimkan dua dokter ahli paru dan dua dokter umum dari RS Militer Gatut Sobroto Jakarta, serta Kodham III Siriwangi dan Sekapa. · Anggota tim medis AD merawat Sekapa · Mahasiswa AD yang terpapar Covid-19. .

“Tim dokter yang saya pimpin akan merawat mahasiswa yang terjangkit Secapa AD dengan benar dan cepat agar bisa segera teratasi. Andika mengatakan di akun Instagram TNI AD @tni_angkat_darat bahwa akun tersebut diunggah pada Kamis (7/9). 16/2020) Unggah. Kasus positif Covid-19 Indonesia hampir sama dengan kasus positif di China, silahkan merujuk ke data terbaru corona global – menurut data terbaru TNI-AD pada Kamis (16/7/2020), terdapat 78 kasus Secapa Ada lebih banyak pasien positif Covid-19 di DA yang dites negatif Covid-19.

Dalam laporan tiga hari sebelumnya, menurut hasil tes usap kedua, Covid-19 dilakukan pada Secapa AD Jumlah penderita COVID-19 menurun sebanyak 98,67 dan 116. -Dengan demikian, dari total jumlah penderita Covid-19 yang dites negatif pada total hasil tes usap kedua dari 359 orang saat ini, 948 orang masih positif.

Baca: Satgas Wajibkan TNI Sekelas untuk Jadi Magang

Selain itu, Andika juga mencontohkan TNI akan terus membantu memerangi Covid-19 di Indonesia melalui sejumlah rumah sakit milik TNI Angkatan Darat. Pandemi. -Ini termasuk pembangunan laboratorium PCR selama 68 jam di Rumah Sakit TNI AD.

“Dukungan dan kerja sama semua pasukan. Andika mengatakan: “Ini adalah kunci segera implementasi seluruh laboratorium PCR di 68 RS TNI Angkatan Darat.”

Bacaan: Kepala Staf TNI AD memimpin persiapan uji klinis 600 Secapa anti Covid-19. Mahasiswa AD-Selain mendirikan 68 laboratorium PCR, TNI AD juga bekerjasama dengan BIN dan Universitas Airlangga untuk mengembangkan kombinasi obat anti Covid-19 melalui uji klinis dengan ratusan mahasiswa Secapa AD.

Pada malam tanggal 15 Juli 2020, 160 pasien positif Covid-19 yang melakukan uji klinis tersebut di Secapa AD.