Reporters TribunSolo.com, Agil Tri melaporkan

TRIBUNNEWS.COM, SUKOHARJO-Sukoharjo mengkonfirmasi jumlah kasus virus corona meningkat 3 kasus dibandingkan hari sebelumnya, menjadi 26 kasus. Kabupaten Sukoharjo adalah daerah tertinggi kasus coronavirus di Solo Raya.

Seorang juru bicara Covid-19 bertanggung jawab atas pengelolaan Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wadiyati (Yunia Wahdiyati), ada juga daerah Mojolaban (Mojolaban).

“” Dua wanita dan satu pria, “kata Yunia Wahdiyati ketika menghubungi TribunSolo.com .

Baca: Dari Corona Apakah benar bahwa pasien yang dipulihkan tidak akan lagi terinfeksi virus yang sama? Penjelasan WHO

Yunia menambahkan bahwa ada orang yang berhubungan dekat dengan kasus sebelumnya pada tiga pasien lainnya, yaitu petugas kesehatan (Mojolaban). Warga daerah.) “-” Dia memiliki kontak dekat dengan kasus sebelumnya dan ada kasus baru, “katanya. -Saat ini, tiga pasien lainnya dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Regional Soekarno.Tulang tulang berasal dari Rumah Sakit Mowadi di Surabaya. “Keduanya dirawat di Rumah Sakit Regional Soekarno Sukoharjo dan yang lainnya dirawat di Rumah Sakit Pribadi Moewardi. -Tiga kasus menjadikan daerah Mojolaban hanya menempati urutan kedua setelah wilayah Grogol, dan menduduki peringkat kedua dalam kasus Covid-19 paling aktif di Sukoharjo, melampaui wilayah Baki dan Nguter.