Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Brigjen Nefra Firdaus, Direktur Pelayanan Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), mengatakan jumlah pasien positif Covid-19 di Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa AD) turun sebanyak lima pasien pada Jumat (14/8/2020). — Nefra menjelaskan, berdasarkan hasil tes usap lanjutan di laboratorium PCR, ada 5 orang yang dinyatakan negatif Covid-19. -Oleh karena itu, saat ini hanya empat pasien yang positif Covid-19, yakni 0,3% dari jumlah awal yaitu 1.308.

Baca: 24 Kematian Covid-19 di Tanah Air Nol,

Nevra mengumumkan dalam siaran persnya, Jumat (14/8/2020): “Di Negara Bagian Sekapa Di negara bagian tersebut, ada 1.308 pasien positif Covid-19. Pagi ini, 1304 atau 99,7% menjadi negatif, dan hanya 4 orang atau 0,7% yang tetap positif. ” .

Mantan Kepala Staf Jenderal TNI Andika Per kasa memimpin langsung pelepasan 457 siswa Sekolah Calon Perwira TNI AD (AD) di Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/7/2020) .– -Andika mengatakan, sebanyak 457 siswa Secapa AD yang hasil tes usap dasarnya negatif dua kali.

Faktor-faktor yang mendukung kesembuhannya meliputi hasil terapi plasma selama masa pemulihan dan konsumsi obat uji klinis. Bukan tim dokter dan gabungan yang terdiri dari BIN dan UNAIR.

Selain itu, Andika mengatakan, masyarakat yang sudah sembuh juga sudah mendapat perawatan intensif, mulai dari tidur, pola tidur hingga olahraga teratur.

Andika berharap uji klinis yang dilakukan TNI bersama UNAIR dan BIN dapat diselesaikan secepatnya, sehingga hasilnya bisa menyelamatkan banyak nyawa bangsa Indonesia.

Hal ini disiarkan Andika dalam program 60 Detik TNI AD yang diunggah melalui akun Instagram TNI AD @tni_angkat_darat, Rabu (2020/7/29).

“Kami berharap hasil uji klinis yang dilakukan oleh TNI Angkatan Darat dan Badan Intelijen Negara oleh Dr. Purwati (Perwakilan Penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa) dapat segera diselesaikan. Hasil uji klinis tersebut dapat menyelamatkan banyak nyawa bangsa Indonesia ke depan,” kata Andika. Donor darah sukarela akan dilakukan untuk pemulihan plasma, dan rehabilitasi serta pendidikan akan dilanjutkan di Pusat Pendidikan Infanteri Cipatat AD Bandung di Jawa Barat.

Donor darah akan ditawarkan nanti untuk membantu melengkapi terapi plasma tradisional untuk membantu pemulihan pasien positif Covid-19.

“Murid Secapa-AD dipindahkan ke Pusdikif. Di Cipatat di Bandung, Jawa Barat, Jawa Barat sudah tahap lanjutan pendidikan dasar,” kata Andika.