Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Polri telah membuka kembali layanan STNK untuk SIM, STNK, dan BPKB, namun tetap memperhatikan prosedur kebersihan untuk mencegah dan menyebarkan Covid-19. Telegram nomor ST / 1537 / V / YAN.1.1 / 2020 tanggal 29 Mei 2020 ditandatangani oleh Inspektur Jenderal Kepolisian Lalu Lintas. Supaya mendapat tatanan hidup normal baru, “tulis telegram itu. – Istino mengatakan dengan telegram ini, waktu penutupan Satpas, Samsat, dan BPKB akan diperpanjang hingga 29 Juni. Hal ini diatur dengan telegram nomor ST / 1473 / V / YAN.1.1 / 2020 dinyatakan tidak berlaku. — Sampai hari ini (30 Mei 2020), kantor layanan Sarpas, Samsat dan BPKB sudah beroperasi untuk melayani surat mobil Perluasan dan produksi. Pada Covid-19 dan pada ekonomi publik dan L, melanjutkan proyek kereta cepat – pembebasan perpanjangan SIM masih diberikan kepada publik, berlaku hingga 24 Maret hingga 29 Mei 2020, atau ketika layanan ditutup Selama periode untuk menghindari pandemi corona. Untuk ujian calon kartu SIM, perpanjangan akan selalu digunakan untuk pemrosesan alih-alih mengeluarkan kartu SIM baru.

Dikutip NTMC, hari ini Sabtu (30 Mei 2020), Jawa Barat Polresto Depok di Sapas (Satpas SIM) Provinsi Sudah Beroperasional

Baca: Dubes RI Berhasil Kendalikan Pandemi: Pimpinan Jerman Jangan Remehkan Covid-19

Warga Depok yang Berharap Dukung Kartu SIM Bisa Dapatkan dukungan di kantor Satpas SIM Polresto Depok dan Cinemare Fresh Market. Untuk jadwal kerja hari ini, mulai pukul 08.00-10.00 WIB.

Semua pelamar harus mengikuti prosedur kesehatan yang telah ditentukan, termasuk menjaga jarak , Dan harus memakai masker. Pembersihan dan disinfeksi secara teratur.

Untuk petugas polisi, mereka juga harus mengikuti prosedur kebersihan yang ditentukan, termasuk mengenakan seragam lengan panjang, memeriksa suhu tubuh mereka sebelum bekerja, memakai masker, menggunakan layar untuk menutupi wajah dan memeliharanya Jarak tertentu.