Reporter Tribunnews.com Jakarta Vincentius Jyestha melaporkan-Sukamta, Wakil Ketua Fraksi PKS DPR, menegaskan peningkatan kasus positif telah memecahkan rekor harian Indonesia. Seperti Sabtu (29/8) lalu yang tercatat 3.308 kasus per hari, Sukamta memperkirakan hal itu terjadi karena belum jelas kapan puncak kurva penularan virus akan terjadi. Pada saat yang sama, karena keterbatasan sumber daya manusia dan peralatan, kemampuan pengujian masih terbatas. Sukamta kepada Tribunnews.com, Selasa (1/9/2020).

Baca: www.pln.co.id ACCESS butuh token listrik gratis, Covid Stimulus atau chat WA September 2020 — -Karena kebutuhan ekonomi, Sukamta meyakini bahwa masyarakat sendiri sudah memulai aktivitas sehari-hari, dimana masih sulit untuk melaksanakan prosedur kesehatan.

19. Jika kemampuan pengujian dan penelusuran masih rendah bagaimana kita bisa memaksimalkan intensitas pengobatan, ” Dia berkata.

Oleh karena itu, anggota Komite Internasional Anti Korupsi Kementerian Pertahanan Nasional berpendapat bahwa pemerintah harus mengutamakan dua hal yang ada di Kementerian. Covid-19 berhasil ditangani saat ini.

Pertama-tama, pemerintah harus meningkatkan kemampuan pengujian dan pelacakan secepat mungkin, dan meningkatkan jumlah tes.Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam populasi Indonesia saat ini, setidaknya 50.000 tes dapat dilakukan setiap hari.

Baca: Mutasi Covid-19 Ditemukan di 3 Kota Besar, dan Surabaya 10 Kali Lebih Menular-Urutan Kedua, Mendesak Pemerintah Pastikan Masyarakat Terekspos Peraturan Kesehatan Tindakan disipliner. Pemerintah juga dapat meniru model pengujian gabungan yang dilakukan oleh pemerintah Sumatera Barat di laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalus, yang terbukti mampu meningkatkan jumlah pengujian secara substansial. -Dia Menjelaskan.

Pada Senin (24/8) pekan lalu, ada 36 triliun, yakni hanya 13,98% dari batas Rp 87,55 triliun, ”imbuhnya. Dalam disiplin masyarakat dalam perjanjian sanitasi, Sukhumta tidak hanya menyerukan. Pemerintah menerapkan standar dan bentuk dalam himbauan. Untuk meningkatkan disiplin dan penegakan hukum prosedur kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit virus corona perlu dilakukan langkah sosialisasi khusus .- “Pemerintah dan pemerintah daerah harus mengutamakan sosialisasi skala besar. Pemerintah dan komunitas lokal dengan anggaran yang ada juga dapat menyediakan masker yang cukup kepada publik secara teratur. Pejabat pemerintah juga harus menjadi panutan dalam menerapkan prosedur dan disiplin sanitasi. Saya yakin dengan kemajuan serius dari kegiatan sosial, masyarakat akan lebih banyak dikenakan tindakan disipliner, ”ujarnya.