Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM melaporkan-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi tentang kelemahan virus corona atau uji Covid-19 di wilayah tersebut. Menurut Ridwan, penduduk Jawa Barat hampir mencapai 50 juta jiwa, namun angka deteksi Covid-19 masih lebih rendah dibanding DKI Jakarta.

Baca: Ridwan Kamil: 70% Penderita Covid-19 di OTG Jabar

Dilaporkan di Reed melalui laporan yang disiarkan Sekretariat Presiden di YouTube, Selasa (11 November 2020) Ridwan Kamil pun diteruskan ke Presiden Jokowi dan juga diberitakan terkait penanganan Covid-19 di Jawa Barat. Ridwan Kamil berkata, Pak Ketua, kami nomor dua setelah Jakarta. —Dia juga menjelaskan Jawa Barat sudah melakukan 175.000 tes Covid-19. Tidak sebanding dengan jumlah penduduk Jawa Barat.

“Ag, saya setuju dengan DKI Jakarta,” tambahnya.

Kang Emil juga meminta kepada Presiden untuk membantu Provinsi Jawa Barat meningkatkan komunitas pengetesan Covid-19. berbeda.

Baca: Presiden bersaksi, vaksin Covid-19 akan disuntikkan untuk uji klinis pertama

“Jadi, kalaupun bapak urus kami, kami harap bapak bisa mengupayakan angka deteksi tertinggi, 107.000 di Jawa Timur. Dia bilang:” Jawa dll. , Namun setelah pengujian lebih lanjut, kami menemukan lebih sedikit kasus. “Oleh karena itu, virus mungkin memiliki CC yang berbeda di setiap wilayah karena satu dan lain hal,” jelas Kang Emil.