Laporan reporter Tribunnews.com Danang Triatmojo-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-memastikan tidak kurang dari 21 pegawai KPU Indonesia positif terjangkit virus corona atau Covid-19. Pulang Kerja di Rumah Yaitu Bekerja di Rumah Kemarin (WFH), Kemarin (6/8/2020).

Baca: Komisioner KPU I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, Pengalaman Belanja Baru di Omni Channel di Tengah Covid-19 : Secara umum, ini tidak berdampak signifikan pada alur kerja organisasi.

Hal ini karena KPU telah menyusun regulasi tata kerja saat pandemi, yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 19 Tahun 2020, tentang tata kerja normal baru di lingkungan KPU. – “Secara umum tidak akan berdampak besar. Tugas kantor masih berjalan. Selama ini belum dipaksakan. KPU mengatur tata kerja saat pandemi. Salah satu prosedur yang lolos SE,” Raka Tell Tribunnews.com, Senin, 2020).

Bahkan dia mengatakan Senin itu di tengah rapat paripurna yang dihadiri panitia KPU.

Rapat paripurna dilakukan bersama-sama, sebagian secara offline atau tatap muka dengan orang lain di kantor. Ini untuk mematuhi protokol sanitasi.

“Rapat paripurna KPU saat ini sedang dilaksanakan. Sesuai kesepakatan, ada yang WFO (pekerjaan kantor), jumlahnya terbatas, dan ada pula yang dilakukan melalui media online,” katanya-KPU Indonesia sudah dikenal, Ketua Arief Budiman Kamis (6 / 8) Mengatakan telah menerima laporan dari 21 karyawan yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Baca: Emirates Tawarkan Covid-19 Khusus untuk Asuransikan Penumpang, Ini Aturannya-Untuk Meramalkan Penyebaran Covid-19, KPU Wajibkan Tim Kerja Dari Rumah (WFH) -KPU Juga Semprot Disinfektan dan Ditempatkan di Kamar Semua kamar didesinfeksi. Kantor KPU RI.