Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (Nadiem Makarim) memastikan tidak hanya siswa sekolah negeri saja yang mendapatkan dukungan kuota internet.

Siswa di sekolah swasta juga bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Nadiem dalam wawancara mengatakan: “Ini adalah bantuan kuota untuk semua siswa swasta dan negeri. Selama datanya ada di Dapotik tidak masalah. Misalnya, sekolah swasta yang menerima dana BOS akan berada di Dapotik. Untuk registrasi permanen, “kata Nadim: Jumat (25/9/2020) konferensi pers online.

Nadiem memberikan bantuan kuota internet ini agar pemerintah tidak membedakan status sekolah. -Menurutnya, pemerintah ingin menggalakkan pembelajaran jarak jauh bagi masyarakat. Masyarakat mengeluhkan pemborosan kuota internet selama PJJ- “Oleh karena itu, tidak ada perbedaan antara kuota privat dan publik, dan setiap orang memiliki kesempatan yang sama,” kata Nadiem.

Bantuan kuota internet semacam ini diberikan kepada empat kelompok, yaitu siswa PAUD, siswa SD dan SMP, pendidik PAUD dan anak SD, dan tentunya siswa dan guru. , PAUD dan guru pendidikan dasar bisa mendapatkan 42 GB. Siswa dan guru menerima kuota 50 GB.

Kuota dibagi menjadi kuota reguler yang dapat digunakan untuk semua jenis aplikasi dan kuota pembelajaran yang hanya digunakan untuk aplikasi dan kegiatan pembelajaran.